Hi, I’m Waldyđź‘‹

I’m self-taught software engineer. I think a lot but don’t talk much, so I created this blog to share my ideas and thoughts.

Penulis Favoritku: Agatha Christie

Agatha Christie itu bukan sekadar penulis misteri. Dia adalah standar. Hampir semua yang kita kenal soal genre ini punya benang merahnya ke Christie — sadar atau tidak. kenapa dia masih relevan sampai sekarang Buku-bukunya ditulis puluhan tahun yang lalu, tapi ketika baca tidak terasa usang sama sekali. Cara dia membangun karakter, menyebar clue yang kelihatannya tidak penting di awal, lalu menariknya semua di satu titik di akhir — itu craft yang susah ditiru bahkan oleh penulis modern sekalipun. ...

May 30, 2026 Â· 2 min Â· Me

Penulis Favoritku: Dee Lestari

Kalau Keigo Higashino dan Agatha Christie adalah yang bikin aku jatuh cinta pada misteri, maka Dee Lestari adalah yang bikin aku sadar bahwa penulis Indonesia bisa nulis sesuatu yang benar-benar gila — dalam arti yang paling positif. pertama kali ketemu Supernova Aku pertama kali baca Dee lewat Supernova seri pertama: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Dan beneran — itu mindblowing. Bukan karena ceritanya biasa. Tapi karena cara Dee membangun dunianya itu tidak biasa. Ada lapisan sains di dalamnya, ada filosofi, ada romance, dan semuanya tidak terasa dipaksakan satu sama lain. Aku tidak pernah baca penulis Indonesia yang berani seperti itu sebelumnya. ...

May 30, 2026 Â· 2 min Â· Me

Penulis Favoritku: Keigo Higashino

Kalau ditanya siapa penulis favoritku, salah satu nama yang pasti langsung keluar adalah Keigo Higashino. Penulis asal Jepang ini punya cara bercerita yang menurutku beda dari kebanyakan — dia tidak hanya bikin kamu bertanya siapa pelakunya, tapi juga kenapa dan seberapa jauh, dan itu yang bikin susah berhenti baca. Namiya General Store — yang bikin hangat tanpa ekspektasi Buku Keigo pertama yang aku baca adalah Toko Kelontong Namiya. Dan ini bukan tipikal misteri yang biasanya aku cari. ...

May 30, 2026 Â· 2 min Â· Me

Membuat Aplikasi Catatan Keuangan (Bukuin) dengan Vibe Coding

Akhir-akhir ini lagi rame istilah “vibe coding” di media sosial, apalagi Threads (soalnya udah ga make Twitter, hehe). Walaupun sudah banyak disebutkan bahwa coding dengan pakai AI tidak semerta-merta disebut vibe coding, hal ini juga disebutkan oleh bang @ariya di Thread-nya dengan mengambil referensi dari Simon Willison: Not All AI-Assisted Programming is Vibe Coding. Jadi aku mencoba membuat aplikasi keuangan yang kuberi nama Bukuin (bukuin.id). Awalnya tujuanku adalah untuk penggunaan pribadi agar mempermudah lacak pengeluaran/pendapatan, karena sebelumnya melakukan pencatatan di Obsidian.md dan masih belum membentuk kebiasaanku untuk mencatat. ...

May 1, 2026 Â· 2 min Â· Me

Review buku: Range

Menurut saya, Range adalah buku yang menarik untuk dibaca karena menawarkan sudut pandang berbeda dari kebiasaan umum di masyarakat, yaitu fokus mendalami satu keahlian saja. Buku ini justru menunjukkan bahwa dunia kita tidak didesain untuk hanya fokus pada satu bidang, melainkan menuntut pemahaman multidimensi. Penulis menjelaskan bahwa ketika kita hanya fokus pada satu bidang, kita cenderung mempelajari pola yang sama berulang kali. Sebaliknya, dengan memahami berbagai disiplin ilmu, kita bisa mengenali beragam pola yang bahkan sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Buku ini juga diperkaya dengan banyak analogi yang relevan dan menggambarkan kondisi nyata, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih jelas dan membumi.

August 24, 2025 Â· 1 min Â· Me